Merayakan Ramadan Ketiga Pasca Pandemi

Setelah dua tahun dibatasi karena pandemi, umat Islam di Indonesia sedang bersiap untuk menyambut Ramadan, salah satu waktu yang paling istimewa dalam setahun. Dan tahun ini, Google juga turut hadir dengan beberapa fitur khusus untuk menemani mereka yang menjalani ibadah di bulan suci ini.

Karpet masjid kembali digelar dan aroma manis kolak memenuhi udara. Seiring dengan kurva kasus COVID-19 yang telah melandai, pemerintah memperbolehkan umat Islam untuk melaksanakan salat tarawih pada Ramadan 1443 H

Pekan lalu Presiden Joko Widodo juga telah mengumumkan bahwa tahun ini mudik akan diizinkan. Setelah dua tahun yang sulit, Ramadan ketiga pasca pandemi COVID-19 mungkin adalah awal dari kembalinya kehidupan normal. 

Ramadan adalah waktu yang sangat penting bagi umat Islam, lebih dari sekadar berpuasa dari fajar hingga senja selama 30 hari –  ini adalah waktu untuk refleksi diri dan perbaikan. Kita didorong untuk melihat tahun lalu, merenungkan dan memperbaiki diri, tidak hanya dari sudut pandang iman, tapi juga sebagai manusia. 

Tahun ini Google juga akan ikut ambil bagian untuk menemani dan membantu Anda untuk menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan dengan menghadirkan beberapa fitur khusus untuk penggunanya, yaitu:

1. Akses lebih mudah ke informasi Ramadan di Google Search.

Cukup ketikkan kata “Ramadan” di kolom pencarian, semua informasi mengenai Ramadan dapat ditemukan di satu tempat. Mulai dari resep untuk berbuka, berita, ucapan salam, jalur mudik hingga zakat fitrah.

2. Temukan arah kiblat dan waktu sholat dimanapun Anda berada.

Mengatur waktu adalah bagian penting pada saat Ramadan, seperti memeriksa waktu salat dan mencari arah kiblat. Anda dapat menemukan jadwal salat selama 30 hari bulan puasa dengan mudah di Google Search dan menggunakan Qibla Finder untuk mencari arah kiblat dengan cepat. 

Qibla Finder adalah aplikasi web yang menggunakan Augmented Reality (AR) untuk memandu Anda langsung dari ponsel Anda. Pengguna tidak perlu memasang aplikasi khusus untuk melihat arah kiblat dari Google. Pengguna hanya akan diminta untuk mengizinkan Google mengakses kamera.

Setelah aktif, pengguna selanjutnya diminta untuk berputar hingga menemukan arah kiblat. Ketika sudah berada di posisi yang benar yaitu ke barat, maka akan muncul gambar Ka’bah di layar ponsel.

3. Jelajahi Panduan Belanja Ramadan untuk mendapatkan inspirasi.

Google mencatat bahwa konsumen mulai merencanakan persiapan belanja sejak 8 minggu sebelum Ramadan. Baik itu produk yang memenuhi kebutuhan selama bulan puasa, seperti makanan untuk sahur dan buka puasa. Kue kering serta minuman ringan untuk parsel atau acara silahturahmi. Juga barang-barang untuk persiapan lebaran seperti pakaian, makeup, pernak-pernik perawatan rambut, dan penataan rumah.

Panduan Belanja Ramadan akan membantu Anda menelusuri produk-produk Ramadhan yang sedang menjadi tren saat ini.

 

4. Manjakan jiwa seniman dalam diri Anda dengan membuat karya seni Ramadan.

Google juga menghadirkan Buku Mewarnai Ramadhan digital interaktif dari Google Arts & Culture yang menampilkan berbagai seni Islam yang indah, yang memungkinkan siapa saja untuk menambahkan sentuhan pribadi pada karya seni populer atau sekadar melatih fokus melalui pewarnaan. 

Pilih karya seni favorit Anda dari platform dan ciptakan interpretasi Anda sendiri tentang sebuah mahakarya yang bisa Anda bagikan dengan mudah pada teman dan keluarga.

Kita memang tidak bisa melupakan dua tahun terakhir yang sudah kita lalui, tapi kita harus membawa apa yang sudah kita pelajari dan terus melangkah ke depan. Semoga Ramadan ketiga ini akan membawa berkah dan kebahagian untuk Anda dan orang yang Anda cintai  — dan fitur tahun ini dari Google dapat membantu Anda menemukan informasi yang Anda butuhkan untuk memanfaatkan waktu khusus di bulan yang suci ini dengan sebaik-baiknya.

Penulis : Septika Rini

Share :

Related articles