Berkarya Sama-Sama dengan belajar.id

Indonesia yang memiliki kontur alam dan karakter sumber daya manusia beragam, tentu menjadi tantangan tersendiri dalam aktivasi akun belajar.id. Tapi tantangan bukan tidak mungkin dijembatani. Dalam sesi ini narasumber akan berbagi bagaimana sekolah yang termasuk daerah 3T pun bisa berkarya dalam mengaktifkan akun belajar.id dan berkarya, bukan hanya untuk sekolahnya sendiri, tapi juga sekitarnya.

Selamat sore!

Festival Pendidik belajar.id sudah memasuki hari ke-4! Tak terasa ya. Saat ini saya sedang duduk bersama dengan para guru lainnya dari seluruh Indonesia, menunggu sesi pertama di hari keempat dimulai.

Pembicara sesi kali ini adalah Wibowo Mukti, S.Kom., M.Si. (Pengembang Teknologi Pembelajaran PUSDATIN), Supardi, S.E., M.M. (Guru IPS SMP Negeri Gunungjaya Satap), Deni Ranoptri (Guru & Duta Rumah Belajar dari SDN 1 Nawin Hilir), dan Tri Goesema Putra, M.Pd. (Kepala Sekolah SMKN 1 XIII Koto Kampar, Kab. Kampar, Prov. Riau).

Sebelum kita melihat liputan langsung sesi Berkarya Sama-Sama dengan belajar.id, mari kita simak juga live blog sesi lainnya pada tautan berikut:

15:07 – Sepertinya sharing pengalaman sore ini akan menarik karena pembicara yang diundang mewakili sekolah yang cukup jauh dari pusat kota, tapi aktif sekali dalam mengaktifkan akun belajar. Akun belajar yang diaktifkan bukan hanya dari sekolah sendiri saja, tapi juga dari sekolah sekitar. 

Kunci sukses keberhasilan aktivasi akun belajar.id

15:13 – Ternyata belum semua sekolah atau guru mengetahui tentang akun belajar.id. Karena itu, kita bisa meminta surat edaran aktivasi akun belajar.id kepada Dinas Pendidikan di daerah masing-masing. Sebarkan surat edaran tersebut di forum-forum guru, dan jangan ragu untuk mengambil inisiatif untuk turun ke lapangan. Bisa door to door, atau mengumpulkan para admin yang tergabung dalam Sub Rayon (kumpulan beberapa kecamatan).

Kunci utama adalah kolaborasi dan sinergi. Sinergi ini dilakukan dengan rekan-rekan Google Master Trainer (GMT) dan relawan TIK, Dinas Pendidikan, Koordinator Wilayah Kecamatan (KWK), forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Stakeholder Satuan Pendidikan untuk melakukan pengimbasan.

Ide dari pak Supardi, SMPN Gunungjaya Satap: buatlah forum atau grup yang dirasa perlu untuk membantu percepatan aktivasi dan pengimbasan akun belajar.id. Seperti yang dilakukan Pemalang KIHAJAR (Pemalang Kita Harus Belajar), dengan membuat cluster atau wilayah yang mendampingi proses aktivasi. 

15:24 Pertunjukan-pertunjukan inovasi dengan menggunakan akun belajar.id berperan penting. Karena dengan itu, admin dan guru bisa melihat sendiri dan tahu manfaat akun belajar.id. Ketika guru sudah memahami manfaat, maka mereka tergerak membantu rekan guru dan mengimbaskan akun belajar.id. Serunya, pengimbasan tersebut tidak hanya terjadi di forum resmi, tapi bahkan terjadi di sekolah secara perorangan, di rumah, bahkan langsung ke siswa, seperti yang dilakukan guru-guru di Nawin Hilir, Kalimantan.

Tantangan yang dihadapi dan kiat menjembatani tantangan tersebut

15:30 – Sosialisasi akun belajar.id dari KEMENDIKBUDRISTEK belum terjadi dengan baik, sehingga semua pihak belum yakin akan manfaat akun tersebut. Jadi seringkali ada penolakan. Kiat-kiat untuk menjembatani penolakan tersebut adalah bentuk tim kerja dan bantu mensosialisasikan akun belajar.id.

Selain itu, demonstrasikan manfaat-manfaat yang didapat dengan mengaktivasi akun belajar.id. Paling mudah adalah menargetkan kemudahan secara administrasi yang akan didapat dengan akun belajar.id, seperti: menggantikan flashdisk dengan penyimpanan tanpa batas di  bersama, data siswa dan data guru bisa langsung diakses via drive bersama bersama, laporan kegiatan belajar dapat berupa hasil rekaman kelas daring, dsb. 

15:40 – Tantangan berikutnya adalah urusan membagi waktu. Tentu sebagai guru, tugas dan kerja kita sudah banyak. Apalagi jika kita harus melakukan pengimbasan kepada sekian banyak rekan guru. Tapi sekali lagi, jangan berpikir kita melakukan segalanya sendiri. Ingat, ketika kita mendapat manfaat, teruskanlah manfaat tersebut kepada paling tidak satu rekan kita. Lalu rekan kita meneruskan kepada rantai berikutnya.

Pesan untuk para guru

15:44 – Coba gandeng Dinas Pendidikan Kabupaten untuk “memaksa” aktivasi akun belajar.id untuk formalitas yang kuat. Jangan bekerja sendiri dan terus berkolaborasi. Buat pengimbasan yang berkesinambungan; dimulai dari aktivasi, lalu dilanjutkan pelatihan penggunaan akun belajar.id.

15:48 – Pertama, kita harus menjadi contoh bagi yang lain. Sebagai kepala sekolah terutama, jangan lalai. Kita harus memiliki komitmen dan membuat target dan tenggat waktu untuk pengaktifan akun belajar.id.

15:51 – Apabila sekolah berada dalam wilayah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal), jangan layu sebelum berkembang. Kita sebagai guru, sebagai agen perubahan harus tetap mempersiapkan diri untuk menggunakan teknologi.

15:55 – Program Merdeka Belajar, yang salah satunya diwujudkan dengan program belajar.id, butuh keterlibatan berbagai pihak. Tidak hanya guru, tapi juga pengambil kebijakan yaitu kepala sekolah menjadi agen perubahan yang mendukung pembelajaran secara digital. Terkait pendanaan dan prosedur, KEMENDIKBUDRISTEK mendukung melalui program kuota secara gratis bagi siswa.

Pengimbasan dan pemanfaatan akun belajar.id tidak akan sia-sia. Di kemudian hari, ada rencana bahwa akun belajar.id akan digunakan sebagai single sign on yang bisa mengakses berbagai platform prioritas di KEMENDIKBUDRISTEK; misalnya platform Guru Penggerak, SIMPKB (Sistem Informasi Manajemen untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan), platform SDS (Sumber Daya Sekolah), platform Kesiapan Karir. Selain itu, nanti Dinas Pendidikan juga akan menggunakan akun belajar.id, sehingga integrasi data bisa terjadi, misalnya untuk mengecek rapor sekolah Karena itu, imbaskan ke rekan guru lainnya sebanyak mungkin.

Apabila ada kendala, laporkan saja. PUSDATIN akan bantu mencarikan solusinya.

16:01 – Masa depan akun belajar.id ini akan seru sekali. Jadi jangan sampai kita ketinggalan. Mari kita manfaatkan, gunakan dan sebarkan akun belajar.id.

Pesan di atas menjadi penutup sesi Berkarya Sama-sama dengan belajar.id. Setelah ini, akan ada sesi Meet and Greet bersama para pembicara. Sesi webinar Berkarya Sama-Sama dengan belajar.id dapat diakses di sini.

 

Penulis : Tricia Catherina

Artikel Terkait :

 

Share :

Related articles