Setiap tahun, kita merayakan Kartini. Namun perayaan tidak selalu berarti kemenangan. Di ruang-ruang kelas hari ini, perempuan memang sudah hadir. Tapi apakah mereka benar-benar setara? Dulu, perempuan berjuang untuk bisa masuk sekolah. Hari ini, pintu itu sudah terbuka. Namun, apakah berada di dalam ruang kelas berarti sudah benar-benar setara? Ketika Akses Bukan Lagi Masalah Utama […]

Di tengah pesatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) di dunia pendidikan, sebuah metafora klasik kini menjadi sangat relevan: Apakah kita sedang menjadi pilot yang mengendalikan arah pesawat, atau sekadar penumpang yang duduk manis mengikuti ke mana pun algoritma membawa kita? Menjelang G-Schools Indonesia Summit (GSIS) 2026 dengan tema “AI and Integrity in Schools”, isu mengenai human […]

Menjelang G-Schools Indonesia Summit (GSIS) 2026, REFO masih terus membahas pilar integritas di sekolah. Pada artikel-artikel sebelumnya kita telah bicara tentang kejujuran akademik dan privasi data. Sekarang kita akan masuk ke pilar yang ketiga, yaitu literasi AI. Mungkin kita masih mengira bahwa tantangan terbesar di era AI adalah cara menggunakannya. Padahal, isu utamanya justru bagaimana […]

Di era globalisasi dan transformasi digital, pendidikan tidak lagi dibatasi oleh ruang kelas bahkan batas negara. Kolaborasi sekolah global menjadi salah satu pendekatan strategis untuk mewujudkan pendidikan inklusif yaitu sebuah sistem yang memastikan setiap anak mendapatkan akses belajar yang setara, bermakna dan tanpa diskriminasi. Ekosistem pendidikan ini menekankan penghapusan segala bentuk ketidakadilan akses pendidikan, baik […]

Pada bulan April mendatang, tema “AI and Integrity in School” akan menggema di G-Schools Indonesia Summit (GSIS) 2026. Namun, saat kita berbicara tentang “integritas” di era kecerdasan buatan, fokus kita sering kali terjebak pada isu plagiarisme siswa. Padahal, ada dimensi lain yang sering “terlupakan”, tetapi dampaknya jauh lebih dalam, yaitu privasi data. Hari ini, sekolah […]

Beberapa tahun terakhir ini, dunia pendidikan seolah terjebak dalam “perlombaan senjata” teknologi. Di satu sisi, AI semakin canggih dalam membantu tugas siswa; di sisi lain, institusi pendidikan berinvestasi besar pada alat pendeteksi plagiarisme. Namun, apakah pengawasan ketat adalah kunci kejujuran akademik? Turnitin mengungkapkan temuan menarik bahwa 63% peserta didik mengatakan bahwa menggunakan AI untuk menulis […]
