Profesi Untuk Kamu yang Suka Menulis

Ketika mendengar seseorang ingin menjadi penulis, orang cenderung berpikir tentang pengarang buku. Padahal saat ini karier penulis tidak hanya terbatas pada menulis novel. Mereka juga berperan penting di bidang pemasaran, jurnalisme dan berbagai industri lainnya. Karena itu, bisa dikatakan menulis adalah profesi yang tidak akan pernah mati dan terus berkembang sesuai kebutuhan zaman.

Jika kamu suka menulis dan memahami bagaimana membawa dampak kepada para pembaca melalui kata-kata, maka beberapa pekerjaan di bawah ini tentunya patut dipertimbangkan:

  1. Editor
    Editor adalah penyunting yang bertanggung jawab untuk menyempurnakan sebuah tulisan agar lebih menarik, memikat dan tanpa cela sebelum mencapai target pembacanya. Mereka dengan kritis memastikan bahwa isi tulisan sudah benar secara tata bahasa dan faktual.

    Editor bekerja di berbagai industri dan perusahaan. Yang paling terkenal mungkin adalah editor majalah, namun kamu juga bisa menjadi editor blog untuk perusahaan atau editor di sebuah penerbitan.
  1. Jurnalis
    Jika kamu suka bertanya, menggali informasi, dan menyusun narasi, menjadi jurnalis mungkin cocok untuk kamu. Jurnalis adalah seseorang yang mengumpulkan informasi dan merangkainya menjadi sebuah berita di media massa cetak atau elektronik.

    Pekerjaan jurnalis serba cepat dan dinamis. Selain mendapatkan penghasilan, kamu juga bisa mendapatkan kesempatan untuk bepergian ke banyak tempat, mewawancarai orang-orang terkemuka dan meliput cerita-cerita menarik.
  1. Manajer Media Sosial
    Saat ini banyak perusahaan yang mempekerjakan profesional untuk mengelola media sosial mereka sehingga mencerminkan suara perusahaan untuk menarik minat publik. Profesional yang dimaksud adalah manajer media sosial.

    Mereka bertugas untuk memonitor, menyunting dan mengukur konten media sosial dari sebuah perusahaan. Dan terkadang posisi ini masih memiliki kaitan dengan pemasaran karena mereka kerap menjalankan strategi digital marketing, khususnya social media marketing.

    Jika kamu memiliki keterampilan komunikasi dan menulis yang baik, kemampuan untuk menulis konten yang tajam dan menarik, menguasai literasi media sosial, selera humor yang baik, dan perhatian terhadap tren, mungkin karier ini bisa menjadi pilihan kamu.
  1. Penulis Skenario
    Menurut penulis skenario kawakan, Titien Wattimena dalam Virtual Press Conference Mentorship #StarScriptHunt, Kamis (17/12/2020), jumlah penulis skenario di Indonesia masih sangat minim. Ini artinya peluang untuk profesi ini masih sangat terbuka lebar. 

    Penulis skenario adalah pendongeng yang bertanggung jawab untuk membuat karakter, dialog dan plot menjadi sebuah cerita menarik, sebagai dasar film, program televisi, serial web atau bahkan video game.

    Skenario yang ditulis bisa dijual melalui agen ke beberapa proyek potensial. Tak jarang penulis skenario mengkhususkan diri pada genre tertentu misalnya komedi, drama atau misteri. Beberapa membuat konten untuk siaran radio dan yang lainnya menulis cerita untuk panggung teater.
  1. Blogger
    Menjadi seorang blogger tentu saja bebas dari jam kerja yang terjadwal. Melalui blog kamu bisa mempublikasikan tulisan kamu, berbagi perspektif dan opini, terhubung dengan orang lain dan mempelajari hal-hal baru. Ada banyak contoh blogger yang telah mempunyai nama dengan menulis tentang subjek tertentu, baik itu tentang makanan, mode, pendidikan, perjalanan atau inspirasi.

    Memang untuk bisa mendapatkan uang sebagai blogger dibutuhkan kerja keras dan kedisiplinan untuk menulis setiap hari agar blog kamu dikunjungi oleh banyak orang. Tapi, jika kamu adalah ahli kata-kata dan menginginkan jendela yang langsung terhubung dengan banyak orang, blogging mungkin adalah cara yang tepat

Singkat kata, ada banyak ragam karier menulis yang bisa dipilih. Tapi apapun itu, kamu harus mendedikasikan sumber daya dan waktu untuk memberikan kualitas. Yang terpenting adalah mau terus belajar dan beradaptasi. Jadi, jangan ragu, sebarkan ide dan imajinasimu melalui kekuatan kata-kata!

Untuk melihat video webinar klik di sini.

Penulis : Septika Rini

Share :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Related articles